Monthly Archives: May 2008

The Stories

Saat ini hujan sedang mengguyur tempat aku berdiam diri. Aku beranjak dari kamar tidurku bergegas menuju halaman depan, melihat hujan, melihat air yang jatuh menghujam ke tanah, begitu deras tanpa ampun. Aku tertawa girang, How wonderful it is…

Sekejap saja, aku ingin memutar marching season kemudian berjinkrak-jinkrak berdansa dengan air hujan, It must be amazing…

Namun hujan kembali mereda, jalanan kembali ramai dan tapak-tapak kaki manusia kembali bermunculan. Sekelompok anak kecil tertawa-tawa, bersiul-siul, mencoba kembali menerbangkan layangannya berharap seandainya saja hujan tidak turun kembali. It must be life, full of paradox…

Matahari segera saja bersinar, langit kembali menjadi cerah berwarna biru, berwarna orange ketika senja tiba, temaram. Sisa-sisa hujan masih tampak dalam pelupuk mata, bulir-bulir air hujan masih melekat dan terkadang berkilauan diterpa sinar matahari. Aku meniup nafas dalam-dalam, memejamkan mata kemudian menengadahkan kepala ke langit seraya merentangkan kedua tangan, mengayun, berputar pada poros kaki. Terus dan terus berputar…

“Music is all around us, All you have to do is listen” – August Rush

(to be continued…)